Ice Princess, her Stepsister, and Namja PART III

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Ice Princess, her Stepsister, and Namja PART III

Main Cast        :           Jessica Jung

Lee Donghae

Choi Jinri

Ok Taecyeon

Genre                :           Romance (?)

Disclaimer       :           They’re all mine  ㅋㅋㅋ

Author              :           taegangunitePSH

P.S.                     :           Author minta maaf *bow* kalau FFnya lama. FF ini ganti cover 🙂 *yeay* saya postnya malam malam lho jadi mungkin Ffnya  rada nyeleneh yah tolong dimaaafkan. part ini panjang *bow*

Backsound        :          Stand By U – Tohoshinki dan Can You Hear Me – Taeyeon

Author POV

Jessca hanya diam melihat Taecyeon membersihkan lukanya. Bagi seorang Jessica luka dilututnya itu tidak berarti apa apa bahkan bisa dibilang tidak menyakitkan bila dibandingkan dengan ketika ia melihat Jinri dan Donghae tadi.

“Noona, apa kau tidak merasa sakit ?”

Jessica hanya diam tidak menjawab pertanyaan Taecyeon. Bukankah sudah jelas bila ia tidak menangis itu berarti ia tidak kesakitan kan ? Untuk apa namja ini bertanya ? Pertanyaan yang tidak perlu dijawab.

Akhirnya Taecyeon hanya diam tidak bertanya lagi, ia membalut luka Jessica dengan hati hati menggunakan syal miliknya. *author terinspirasi FTV/plaak*. Angin datang agak kencang membuat rambut blonde Jessica menutupi wajahnya.

Taecyeon POV

*eh tacyeon dikasih POV /plaak* Aku menatap wajah seorang es yang tertutupi rambutnya, apa ia suka melihat sesuatu yang tidak ada didekatnya ? Seperti aku yang selalu ada didekatnya, pernahkah sekali saja ia tersenyum padaku ? Melihatku saja tidak. Mengapa aku berharap lebih ? Noona aku benar benar menyukaimu sebagai seorang namja.

“Apa yang kau lihat Taecyeon ?” Tanya Jessica noona yang membuatku terkejut, ia melihatku *yeay* meskipun dengan tatapan yang menyeramkan seperti itu tapi gwencannayo.

Jessica POV

“Apa yang kau lihat Taecyeon ?” Tanyaku ketika melihat Taecyeon yang terdiam dan memandangku. Seketika saja Taecyeon gelagapan dan bingung.

“Aniyo noona, bukan apa apa.” Ucapnya segera memalingkan wajahnya ke arah lain.

Tempat ini sangat dingin, maklum musim dingin. *Jessica jadi sarap* Mengapa tadi aku tidak memakai baju hangat ? Apa karena tadi aku terlalu bersemangat bertemu Donghae ? Alasan yang bodoh.

“Noona apa kau kedinginan ?” Tanya Taecyeon dengan wajah polosnya. Lagi lagi polos apa ia bisa merubah sedikit ekspresi wajahnya. Aku hampir bosan melihatnya. Sekarang ia menambah keahlian lagi selain berwajah innocent ia juga bisa membaca pikiranku. *ceritanya jadi sarap/plaak*. Aku tidak menjawabnya biarkan ia berpikir dengan sendiri apa aku terlihat kedinginan atau kepanasan.

Donghae POV

Mengapa Jessica bertingkah seperti tidak mengenalku ? Bukankah sebelum aku meninggalkannya ia terlihat mulai ‘mencair’ ? Aku benar benar penasaran apakah jinri memberikan surat itu ke Jessica ? Ah aku harus percaya pada Jinri karena akau mengenalnya sejak lama ia sudah seperti adikku sendiri. Tunggu bukankah akan seru bila aku menjadi namjachingu Jinri, pasti akan membuat Jessica cemburu *gilak donghae PD* atau bahkan ia tidak bereaksi.

“Oppa itu Jessica unnie kan ?” Tunjuk Jinri ke arah sisi lain laut ini.

Jessica tampak memandang kosong hamparan laut didepannyabahkan Taecyeon yang sedang berbicara saja tidak dihiraukannya. Ia benar benar seorang es. Jessica mengalihkan pandangan dan kini ia sedang melihtaku tapi tatapannya benar benar datar. Udara disekitar sini semakin dingin, mengapa ia tidak memakai baju yang hangat ? Apa ia tidak merasa kedinginan ?

“Oppa, apa yang kau lihat ? Jessica ?” Tanya Jinri dan menatapku dengan wajah cantiknya itu.

Jinri memang cantik. Tapi entah mengapa aku lebih menyukai Jessica, aku harus menunggu ‘es’ mencair (red: Jessica) barulah aku bisa benar benar menaklukan Jessica. *donghae PD*. Aku mengacak acak rambut Jinri yang mungkin akan membuat Jessica cemburu.

Jessica POV

Biarkan saja Donghae ! Jung Soo Yeon-ya kau sudah tidak mencintainya lagi kan ? Untuk apa kau sedih ! Apapun yang Donghae lakukan biarkan saja. Udara dingin semakin lama menusuk tulangku, ini sudah terlalu dingin. Aku beranjak dari tempat dudukku dan berjalan menjauhi Taecyeon.

“Noona, tunggu aku.”

Aku terus berjalan dengan agak tertatih karena kaki kananku yang terluka. Aku tahu Donghae sedang melihat ke arahku mungkin ia berpikir aku cemburu. Aku berhenti melangkah.

Jung Soo Yeon jika kau pergi sekarang itu malah menunjukkan kau mencintai Lee Donghae ! Nanti saja tahanlah dirimu. Kau pandai menyimapn perasaan kan ? Simpan cemburumu nanti saja.

Aku mendengar hatiku berteriak.

Keesokan harinya. HOME. Author POV

“Sooyeon unnie, apakah kau tidak mendengar berita bahwa aku telah resmi menjadi kekasih Donghae oppa ?”

“Apakah penting ?”

“Tentu saja, jadi ku harap kau tidak mengganggu hubungan kami.”

“Terserah kau saja.”

Derap langkah kaki Jessica menjauhi Jinri terdengar karena lantai kayu rumah itu. Jessica meninggalkan Jinri yang tersenyum puas. Ia berjalan sambil menunduk.

“Annyeong Jessica-ssi.”

Jessica mengangkat wajahnya dan melihat siapa yang menyapanya dan Donghae namja yang sedang tidak ingin ditemuinya hari ini tiba tiba menyapanya.

“Eng…Apa kau pernah menerima suratku ?”

Jessica menatap tajam mata Donghae. Ia benar benar tidak tahu soal surat itu.

“Permisi, Donghae-ssi kau menghalangi jalanku.”

Jessica hanya berlalu dengan tidak menjawab pertanyaan Donghae. Namja berwajah seperti anak kecil itu hanya diam.

Donghae POV

Seharusnya aku tidak menanyakan itu, ini semakin membuatku sakit hati. Mengapa ia tidak menjawabku ? Aku benci mendengarnya berbicara formal padaku. Tiba tiba saja BRUUK tubuh Jessica terjatuh dilantai dengan tragisnya(?) Aku segera berlari ke arah Jessica yang sedang pingsan di lantai. Untunglah ia tidak pingsan di luar rumah bisa bisa kepalanya tertusuk(?) kerikil kerikil.

“Sooyeon-ah, gwencanayo ?”

Ah aku bodoh sekali mengapa orang pingsan ku ajak berbicara jelas saja ia tidak menjawab. Aku menggendong Jessica yang tubuhnya tergolong sangat ringan itu.

“Jessica ?!”

“Tuan Choi, aku harus membawanya ke kamarnya dan tolong bawakan buku buku Jessica yang jatuh tadi.”

“Ah.. ne.”

Mungkin Tuan Choi bingung bisa bisanya anak buahnya justru menyuruh nyuruhnya. Tapi ini kan demi Jessica.

***

Aku memandang wajah Jessica yang sedang pingsan itu, ia selalu bekerja keras untuk meraih apa yang diinginkannya tapi ia tak pernah berpikir tentang kesehatannya. Dasar Jessica bodoh.

“Eng…eng…kk…aaa…u…”

“Jessica kau sadar, sebaiknya jangan bangun dulu.”

Wajah Jessica yang agak pucat membuatnya tampak agak menyedihkan badannya yang kurus wajahnya yang putih pucat.

“Aku harus belajar aku tidak boleh enak enakan tidur disini.”

Tiba tiba saja Jessica beranjak dari tempat tidurnya dengan agak sempoyongan *halah* berjalan menjauhiku.

Author POV

Jessica terjatuh lagi karena ia masih lemah, tapi dengan sigap Donghae manangkap sosok ‘es’ itu. Donghae memapah Jessica yang masih lemah kembali ke tempat tidurnya.

“Sudah ku bilang jangan bangun dulu ! Ini untuk kebaikanmu !”

“Aku harus belajar.”

Lagi lagi Jessica berdiri dan berusaha berjalan tetapi Donghae memegang bahunya dan mendudukkannya secara paksa di tempat tidur.

“KAU SUNGGUH TIDAK BISA DIBERITAHU aku menyuruhmu untuk istirahat, mudah saja bukan ? Tinggal tidur. Aku sudah peduli padamu Sooyeon jangan buat aku kehilangan kesabaran.”

Nafas Donghae tidak teratur sehabis berteriak tadi. Jessica mengalihkan pandangannya sehingga ia membelakangi Donghae diam diam ia meneteskan air mata.

“Aku harus pergi.”

Donghae keluar dari kamar Jessica dengan cepat. Seiring perginya Donghae, air mata Jessica semakin deras.

Jessica POV

Mengapa rasanya sesak ketika ia membentakku ? Aku hanya ingin belajar Donghae. Aku senang kau perhatian padaku tapi bukan seperti itu, itu cara yang menyakitkan.

FLASHBACK

The day you left without the words of leaving
This road’s scenery and scent seems as if it was changed
The promises we exchanged because I want to be your everything
It was never kept and changes into memories

Aku tidak suka merasakan patah hati Donghae-ssi. Mengapa kau meninggalkanku tanpa kata kata ? Semuanya terasa berubah. Aku selalu berharap kau kembali…

FLASHBACK END

Ketika kau kembali semuanya semakin menyakitkan Donghae-ssi.

You make me walk around
You make me cry
Like an idiot, like a child
Just laugh it off

Kau membuat seorang es hampir leleh Donghae-ssi…

Advertisements

Posted on March 1, 2011, in fanfiction and tagged , , , , . Bookmark the permalink. 1 Comment.

  1. Balikan aja ! Sulli kelaut aja deh 😦

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: